Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Alasan Ustaz Erick Yusuf Izinkan Santrinya Utak Atik Gadget





Pendiri dakwah kreatif iHAQI Ustaz Erick Yusuf memaparkan konsep pendirian SMP Kreatif iHAQI yang memadukan pendidikan agama dengan kemajuan teknologi.

"Beberapa hal dalam internet memang bernilai negatif, tapi ini adalah bagaimana mengarahkan anak agar fokus dalam pemanfaatan teknologi untuk kebaikan. Karena semua ilmu dari Allah itu baik, bagaimana proporsinya yang diarahkan untuk kebaikan," jelas Ustaz Erick, Ahad (11/10).

Dengan konsep pendidikan yang juga universal, ia yakin, para siswa tidak menutup diri dengan kemajuan zaman dan teknologi. Sementara, jika anak diputuskan hubungannya dengan teknologi, Ustaz Erick meyakini bahwa anak tidak akan bisa berkembang dan menyesuaikan diri dengan zamannya.

Oleh karena itu, berbeda dengan kebanyakan pesantren pada umumnya, Ustaz Erick mengatakan para siswa di SMP Kreatif iHAQi diperbolehkan untuk menggunakan gadget dan laptop. Selain itu, keberadaan gadget juga akan membantu terjalinnya komunikasi antara siswa dan keluarga mereka selama di pesantren.

Akan tetapi, Ustaz Erick mengatakan penggunaan gadget dan laptop di pesantrennya akan diatur dalam sebuah ketentuan sehingga penggunaan ponsel, laptop dan internet dapat berjalan baik dan tidak disalahgunakan.

Selain itu, Erick mengatakan konsep universal ini juga menunjukkan bahwa model pendidikan di SMP Kreatif iHAQi diambil dari konsep-konsep pendidikan terbaik yang ada di dunia. Dalam pendidikan akademis, Erick mengatakan pesantrennya mengadopsi model pendidikan terbaik dari Finlandia.

Salah satu dari konsep pendidikan Finlandia yang diterapkan dalam pesantren ini ialah seluruh tenaga pengajar yang ada minimal berlatar belakang pendidikan S2.

Selain itu, serupa dengan model pendidikan Finlandia, Erick mengatakan tidak ada konsep juara bagi para siswa. Masih mengambil konsep pendidikan Finlandia, Erick juga mengatakan tidak akan ada pekerjaan rumah berlebihan bagi para siswa. Hal tersebut dilakukan Erick karena ia meyakini kedua hal tersebut akan menjadi stimulus dalam meningkatkan kreativitas para siswa.

Sedangkan untuk pendidikan agama, Erick mengatakan pesantrennya mengacu pada model pendidikan agama terbaik dari model pendidikan dari Timur Tengah. Pasalnya, model pendidikan agama dari Timur Tengah dapat menstimulus siswa tidak hanya untuk menghafal Alquran, tetapi juga memahami kandungan ayat-ayat Aquran.

"Jadi yang universal itu dalam segi wawasannya, terbuka untuk menyerap mana yang baik, membuang mana yang jauh. Kalau untuk akidah tidak ada toleransi, harus sesuai syariah," tegas Erick.

Konsep pendidikan terakhir yang diusung SMP Kreatif iHAQi ialah kreatif. Melalui pendidikan yang tepat, Erick ingin mengarahkan para siswa untuk menjadi seorang inventor, bukan seorang yang konsumtif.
Untuk memberi stimulus para siswa, Erick mengatakan pesantrennya secara berkala akan mengundang para ahli di bidangnya untuk melakukan kuliah umum di SMP Kreatif iHAQi.

Dengan bertemu dan belajar langsung dari para ahli, Erick yakin para siswa akan dapat menyerap ilmu dan mempraktikkannya dengan lebih baik. Kreativitas siswa, lanjut Erick, juga akan ditunjang dengan metode pembelajaran yang juga dilakukan di luar ruangan dengan pemandangan yang menyejukkan mata.

Untuk menampung dan mengembangkan kreativitas para siswa, SMP Kreatif iHAQi juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Beberapa kegiatan ekstrakulikuler tersebut ialah teknik animasi, robotik, bela diri, bahasa asing, takhossu Alquran, kuliner, teater, dan performance art.

Masjid Sunda Kelapa Kontrak Imam Rp35 Juta dari Madinah




Masjid Sunda Kelapa Menteng, Jakarta, mengontrak dua orang imam salat dari Madinah selama bulan Ramadan.
"Kontraknya sekitar Rp35 juta per orang," kata panitia Ramadan Masjid Sunda Kelapa, Heri Saliman, kepada Merahputih.com, di ruang kerjanya, Sekretariat Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (18/6).
Kedua imam tersebut ialah Syeikh Essam Farag Ali Almezgagi dan Syeikh Abdul Aziz Ahmed Al Areqi. Mereka akan bertugas selama sebulan penuh dengan sistem pembagian tugas.
Pada 15 hari pertama bulan Ramadan, imam salat tarawih dibagi dua. Sepuluh rakaat pertama akan diimami oleh imam masjid Sunda Kelapa. Sementara 10 rakaat berikutnya diimami oleh satu dari kedua imam asal Madinah tersebut.
"Nanti 15 hari terakhir baru semuanya diimami mereka," kata Heri.
Masjid yang tahun 1968 ini mengadakan shalat tarawih sebanyak 23 rakaat. Pantauan Merahputih.com di masjid yang memiliki serambi Jaya Karta ini sudah dipadapi jamaah untuk berbuka puasa bersama. 

Risty Tagor - Stuart Collin Bangun Rumah Tangga Bernafaskan Islam



Risty Tagor - Stuart Collin

Pasangan Stuart Collin dan Risty Tagor resmi menjadi pasangan suami istri setelah melangsungkan akad nikah dan resepsi pada hari Minggu (19/02/2015). Harapan pun terucap dari bibir pasangan pengantin baru yang menikah tanpa dilalui pacaran terlebih dahulu tersebut.

"Pengennya buat jadi yang terakhir. Sakinah mawadah warahmah. Seperti yang dipelajari di tafakur jadi partner dunia akhirat," ucap Risty Tagor ditemui di Hotel Novotel, Bogor, Minggu (19/04).

Pasangan Risty dan Stuart berharap untuk bisa menciptakan keluarga yang Islami. Stuart ingin memperkuat agamanya sebagai pondasi dalam membangun mahligai rumah tangga, terutama sebagai seorang kepala keluarga.

Risty Tagor - Stuart Collin
Risty Tagor dan Stuart Collin resmi jadi suami istri. ©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Sama kayak Risty yang penting kita berdua di ajaran Islam. Samawa. Yang terbaik semuanya. Jadi diri sendiri saja lebih enak," tutur Stuart Collin.

Stuart sempat mengungkap bahwa ia sebenarnya berencana menikah di akhir tahun 2015. Namun ternyata rencana tersebut dipercepat setelah bertemu keluarga. Akhirnya Stuart dan Risty pun telah resmi menikah dan hal itu mereka anggap bisa menghindarkan diri dari fitnah dan zina.

"Justru itu kenapa dicepetin dari keluarga juga pengennya sebelum bulan Ramadan," jelas Stuart.

Sejumlah Penyebab Warga Australia Bergabung ISIS



ISIS

Di Sydney, dua pemuda mencoba pergi ke Timur Tengah untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS. Sementara di Melbourne, teman-teman dan keluarga Jake Bilardi bersedih, setelah remaja tersebut diduga melakukan aksi bom bunuh diri di Irak.

Itulah sekelumit contoh anak muda Australia yang mengalami radikalisasi. Tapi apa yang menyebabkan hal itu terjadi?

Zaky Mallah (31 tahun) adalah orang yang pernah mengalami hal serupa. Ia mengaku tahu bagaimana rasanya sebagai pemuda Australia ditarik untuk pergi ke Timur Tengah dan terlibat dalam konflik di sana.

Saat berusia 19 tahun, Mallah membuat video dirinya sendiri, dan mengatakan bahwa ia akan melakukan serangan terhadap kantor-kantor pemerintah di Sydney. Akibatnya, ia dijadikan tersangka berdasarkan undang-undang anti-terorisme.

Mallah kemudian ditahan di penjara super-ketat di New South Wales, dikenal dengan nama penjara Goulburn Supermax selama dua tahun, sebelum akhirnya dibebaskan.

Sekarang Mallah bertemu dengan pihak keamanan, termasuk agen rahasia Australia, atau ASIO, untuk berbagi wawasan dan pengetahuan.

"Paspor saya dibatalkan oleh ASIO di tahun 2002. Saya sangat marah," katanya. "Tapi saya bukanlah penyendiri, saya sangat marah karena kebebasan diri yang diambil," ujarnya.

Dirinya mengaku kalau satu dari alasan mengapa anak muda tertarik untuk bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam itu, adalah karena alasan sebagai 'medan perang'.

"Kita suka senjata, senapan, tank, seperti layaknya sebuah permainan," ujarnya. "Tapi yang satu ini, adalah perang nyata, bukan semacam permainan perang seperti di PlayStation atau Xbox."

Menurutnya, meyakinkan pada anak-anak muda bahwa berangkat ke Suriah untuk berjuang bersama atau ISIS adalah hal yang sangat sulit.

"Karena kita punya keyakinan bahwa khalifah harus berdiri," ujarnya. "Saya sangat percaya bahwa kekhalifahan setelah Kekaisaran Ottoman akan berdiri suatu saat, tetapi saya tidak percaya bahwa ISIS adalah khalifah yang tepat."

Hizb ut-Tahrir, salah satu gerakan politik Islami, juga percaya perlu adanya pembentukan kekhalifahan. Tapi organisasi ini banyak mendapat kritikan tajam dari Perdana Menteri Tony Abbott, yang menyebut "sangat tidak Australia" dengan alasan apapun untuk membentuk organisasi teroris.

Kepolisian Federal Australia (AFP) membentuk tim yang mengurus hubungan dengan komunitas Muslim di Melbourne, pertama kalinya di tahun 2007. Model kerjasama seperti ini kemudian dibentuk juga di kota-kota lainnya.

Tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan antara komunitas Islam dan membangun kepercayaan.

Tapi Ali Kadri, salah satu ustad dari Holland Park Mosque di Brisbane mengatakan kepercayaan ini justru terkikis saat politisi mengecam bentuk ekstremisme Islam "untuk kepentingan politik sendiri".

AFP mengatakan hubungan yang lebih baik dengan komunitas Muslim berarti kerjasama yang baik dalam penegakan hukum dan operasi polisi, seperti operasi anti-terorisme.

Kepolisian Federal Australia sering menggelar sejumlah kegiatan bersama komunitas Muslim, seperti di akhir bulan Ramadan, membuka kesempatan umat Muslim bertemu dengan pejabat AFP, dan mencoba menanggapi propaganda online dari kelompok-kelompok ekstrimis dengan menyediakan narasi yang berbeda.

Tapi menurut Mallah, pemerintah Australia yang menyamakan Hizb ut-Tahrir sebagai sebuah kelompok teroris adalah kurang tepat.

"Banyak pemuda yang menganggap Hizb ut-Tahrir sebagai ungkapan 'lihat, kita tidak perlu lagi ke luar Australia dan bergabung dengan ISIS, kita bisa membentuk kalifah dari Australia'," tuturnya.

"Bukan berarti kita ingin ada khalifah di Australia, tetapi bisa bergabung dengan kelompok yang memiliki pemikiran yang sama... dan membantu membentuk khalifah dari Australia," tambah Mallah.

Ia juga mengatakan, "Tapi saat kita melakukan hal tersebut, pemerintah mengatakan 'kita akan melarangnya dan menyebutnya sebagai kelompok teroris'. Yang selanjutnya mengawasi, mengisolasi, dan memisahkan banyak dari kita, yang berasal dari komunitas Muslim."

"Saya percaya Hizb ut-Tahrir adalah pintu gerbang untuk menghentikan para pemuda untuk tidak berpergian ke Timur Tengah atau bergabung dengan ISIS," tambah Mallah.

ISIS

Sementara menurut Kadri, kunci utamanya adalah mengambil langkah yang justru bisa membantu anak-anak muda dan mereka yang tersingkir dari komunitas Muslim, terutama mereka yang paling rentan terhadap ideologi ekstremis.

Profesor Anne Aly, salah satu pendiri organisasi People Against Violent Extremism, mengatakan ia pun agak "behati-hat" dengan pendekatan dimana pemerintah mengidentifikasi siapa yang berisiko mengalami radikalisasi dan mendorong mereka untuk diawasi.

"Ada begitu banyak perlawanan terhadap segala ide yang dirancang pemerintah, atau konsep kebijakan ... radikalisasi," katanya. "Tindakan perlu dilakukan oleh mereka yang pernah sukses merangkul orang-orang muda."

Profesor Aly juga mengatakan meski operasi intelejen dan pengawasan memiliki peranan penting dalam mengatasi radikalisasi, pemerintah sebaiknya tidak melakukannya dengan pendekatan keamanan nasional yang ketat.

"Karena dengan menganggapnya sebagai masalah keamanan nasional, maka akan ditanggapi dengan penyelesaian masalah keamanan nasional," jelasnya.

Peter Neumann, direktur dari Pusat Kajian Radikalisasi di London, Inggris mengatakan100 anak muda, baik pria dan wanita, yang bergabung dengan kelompok radikal, bukanlah Muslim yang shaleh atau taat.

"Banyak di antara mereka memiliki masa lalu yang bermasalah," ujar Neumann.

Neumann yang pernah berpidato soal pengentasan kelompok ekstrimis di Gedung Putih, Amerika Serikat, mengatakan marjinalisasi atau pengucilan diikuti dengan pengangguran dan pendidikan yang kurang, menjadi beberapa alasan mengapa anak-anak muda di negara barat terlibat kelompok ekstrimis.

"Dan tentunya karena kepribadian, latar belakang, motivasi dan pengalaman di Suriah dan Irak sangat berbeda dengan pemerintah di negara barat, mereka pun memiliki tantangan dan masalah yang berbeda-beda," ujarnya.

Neumann yang pernah bekerja di Dewan Keamanan PBB mengatakan tindakan pencegahan harus menjadi prioritas dalam mengatasi ancaman teroris.

Menurutnya internet adalah senjata terkuat untuk menyebarkan ideologi, yang menjadi alat bagi para teroris.

Model integrasi dan merangkul antar komunitas di negara-negara barat menjadi salah satu hal paling terpenting untuk pencegahan, tambah Neumann.

"Mereka kadang merasa, karena siapa mereka, seperti apa mereka terlihat, dari mana mereka berasal, yang membuat mereka tidak merasa bagian dari kita," ujar Neumann.

Waspadai Kulit Babi di Berbagai Produk





Kulit babi terkadang ada yang digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai barang, seperti bagian dalam sepatu, jok, ikat pinggang, dompet, tas, dan lainnya. Hal itulah yang diingatkan oleh Meili Amalia yang memposting di facebook pada Kamis (26/2/2015) mengenai pentingnya mewaspadai bahan tersebut. Menurutnya, kulit babi punya ciri khusus yang berpola tiga titik.

“Ini kulit babi. Cirinya ada pola titik 3. Biasa digunakan sebagai jok, pelapis bagian dalam sepatu, ikat pinggang, dompet, jaket, tas, dll. Teliti sebelum membeli barang impor ya Halalovers. Jangan sampai kita beribadah sambil bawa najis,” tulisnya.

Hal ini banyak dishare oleh netizen. Ada juga netizen Mira Alfathin yang bertanya untuk memastikan apakah produk yang menggunakan kulit babi selalu ada pola 3 titik.

Menanggapi hal itu, Meili Amalia menjawab bawhwa titik tiga memang pola pori-pori bekas tempat tumbuhnya bulu babi. “Ciri yang tidak ada pada binatang lain. Yang agak sulit memang jika pada produk Pig Skin Suede. Agak samar. Silakan bisa googling kalau mau lihat gambar-gambarnya. Banyak dijadikan jaket juga,” jelasnya lebih lanjut.

Demam Batu Akik, Hindari Syirik Perkuat Akidah



Demam batu akik kian ramai. Namun, seringkali ditemui ada warga menganggap akik mempunyai kekuatan sehingga mengarah ke perbuatan syirik.

Ketua Program Studi Magister Pemikiran Islam, Pendidikan Islam dan Hukum Islam, Pascasarjana UMS, Sudarno Shobron, Kamis (26/2/2016), mengatakan syirik merupakan perbuatan dosa besar.

Demam Batu Akik, Hindari Syirik Perkuat Akidah

Maka umat Islam diminta menghindari semua hal yang mengarah pada perbuatan tersebut. Termasuk mengenakan cincin akik yang dipercayai memiliki kekuatan magis atau bisa mendatangkan keberuntungan.

Sudarno menerangkan perbuatan syirik bakal merusak akidah seseorang karena membuat lalai untuk beribadahnya kepada Allah SWT. Padahal Islam telah mengajarkan kepada umat Islam yang ingin mewujudkan keinginan yaitu dengan selalu berdoa, berusaha, berikhtiar dan tawakal.

Melalui empat jalan tersebut Allah akan memberikan apa yang diinginkan seorang hamba. “90% dalam hidup ini yang terpenting ialah usaha, ikhtiar, tawakal dan berdoa,” kata dia.

Pimpinan Majelis Tafsir Al-quran (MTA), Ahmad Sukino, mengatakan perasaan syirik terjadi karena tiga hal. Ketiganya ialah iman seseorang sedang lemah, bertemu dengan orang yang salah dan memiliki pengetahuan agama yang kurang.

Maka hal yang harus dilakukan untuk menghindarinya perbanyak beribadah dan mengikuti majelis taklim. Dengan begitu akidah seseorang bakal semakin kuat dan menghindarinya dari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.

Sukino menambahkan jika ketauhidan seseorang semakin kuat tidak akan tergoyahkan oleh apapun. Hal ini juga tugas para ulama agar meluruskan niat dan akidah umat Islam agar tidak terjerumus pada hal-hal yang dilarang seperti perbuatan syirik.

Kepercayaan bahwa Alquran berukuran sangat kecil atau kitab stambul bisa mendatangkan keberkahan misalnya, hal itu juga bagian dari perbuatan syirik. Saking percayanya bahkan banyak orang yang membawanya ke mana-mana sebagai perlindungan.

“Padahal Alquran sebagai petunjuk itu maksudnya ialah pengamalan dari isinya, bukan lantas membawa kitab stambul ke mana-mana untuk melindungi diri. Kalau kitab stambul bentuknya kecil bahkan enggak bisa dibaca begitu darimana unsur petunjuknya? Ini yang harus diluruskan,” kata dia.

Ada 514 WNI yang Pergi ke Irak dan Suriah



PBNU terus menyuarakan penolakan paham Islam radikal yang tengah marak. Namun di tengah penolakan itu, PBNU mencatat ada sekitar 514 WNI yang malah terbang ke Irak dan Suriah.

"Sekitar 514 orang," ujar Ketua PBNU Said Aqil Siradj ‎di Istana Bogor usai bertemu Presiden Joko Widodo, Kamis (26/2/2015).



‎Dalam pertemuan itu, Jokowi dan PBNU memang tidak membahas secara khusus mengenai banyaknya jumlah WNI yang terbang ke daerah konflik. Namun Said menjelaskan, negara-negara Islam berharap banyak pada Jokowi.

Mereka berharap Indonesia bisa jadi garda terdepan peran melawan ISIS dan gerakan radikalisme. Terlebih lagi dampak dari gerakan ISIS yang punya daya rusak teramat kuat terhadap citra Islam.

"Islam jadi tercoreng," lanjutnya.

‎Makanya dalam muktamar mendatang, PBNU ingin kembali mengokohkan peradaban Islam sebagai fondasi NKRI. Islam yang berbudaya dan beradab.

"Bukan Islam yang Allahuakbar," tandasnya.

MUI Sepakat Larangan Khutbah Bernada Provokasi Kekerasan




Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat dengan larangan khutbah yang bernada provokasi kekerasan terhadap keyakinan orang lain.

Pasalnya, Wakil Ketua MUI KH Maruf Amin mengakui adanya oknum-oknum pemuka agama, baik Islam maupun non-Islam, sesekali berceramah provokatif.

“Larangan itu tidak harus diatur tapi dibatasi, baik khutbah Jumat di masjid maupun kebaktian Minggu di Gereja,” ujarnya seusai menghadiri deklarasi/muktamar ke-1 Ikatan Ulama/Dai Asia Tenggara di Hotel Santika Depok, Sabtu (29/11).

Dijelaskannya, khutbah Jumat berisi dakwah bilhal dimana setiap muslim yang mukmin diingatkan selalu tentang hubungan manusia dengan Sang Khalik & manusia (hablum minaallah wa hablum minannash) untuk membentuk Rahmatan Lil Alamin.

“Hal itu pula yang dirintis dalam deklarasi Ikatan Ulama/Dai se-Asean, yang diinisiasi Indonesia,” ujarnya senada dengan inisiatornya Zaitun Rasmin selaku Ketua Umum Wahdah Islamiyah Indonesia.

Kata Zaitun Rasmin, Ikatan Ulama/Dai Asean menjadi wadah ummat Islam Asean untuk membenahi dus mencari solusi bagi setiap persoalan yang muncul di negeri umat Islam setempat (Asean).

“Kami akan memberikan solusi terbaik bagi umat Islam yang punya masalah domestik sekaligus meringankan beban penguasa/ pemerintah setempat.

Azan di Album LOCO Tuai Kecaman




Penyanyi rap Korea Selatan LOCO menuai kontroversi. Pasalnya, penyanyi rap bernama Kwon Hyuk-woo itu memasukkan azan yang merupakan panggilan sembahyang umat muslim ke dalam salah satu trek berjudul Act Serious di mini album teranyarnyaLocomotive.

Azan adalah seruan muazin yang mengajak umat muslim melakukan salat pada waktu-waktu tertentu dalam satu hari. Para pendengar muslim album LOCO rupanya menemukan kekeliruan tersebut. Mereka menganggap bahwa memasukkan kumandang azan di album tersebut dinilai tak sopan.

Dikutip dari laman Koreaboo, pada 28 November lalu, LOCO, men-tweet kembali permintaan maaf dari produsernya WallE, juga meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya.

“Saya menulis pesan ini untuk meminta maaf untuk musik yang diumumkan pada 28 November ini karena memakai panggilan suci islam Azan. Saya tidak menyadari bahwa itu dihubungkan dengan agama Islam.”

Dengan penuh penyesalan sang produser mengatakan bahwa tidak ada niat sama sekali menistakan Islam. “Saya tidak bermaksud menghina atau meremehkan agama Islam.” Sebagai produser WallE merasa bertanggung jawab terhadap konten dari album LOCO itu.

“Dengan segenap hati saya meminta maaf karena melakukan kesalahan besar kepada semua pemeluk Islam yang tidak memahami kebenaran dari masalah ini.”

WallE juga meminta maaf pada LOCO. Dia mengatakan bahwa penyanyi rap tersebut bahkan tidak menyadari hadirnya azan yang digunakan dalam lagunya. “Dan saya ingin Anda tahu bahwa Loco tidak menyadari penggunaan contoh tersebut, jadi saya meminta maaf kepada Loco juga.”

“Saya tidak akan membuat kesalahan ini lagi, dan lebih menaruh perhatian agar tidak terulang,” ucap WallE menutup permintaan maafnya di Twitter.

Sejawat Geert Wilders: Kami Ingin Membersihkan Belanda dari Islam





Seorang anggota parlemen Belanda dari partai sayap kanan menuntut agar negeri kincir angin itu bebas dari masjid.

Machiel de Graaf, seorang anggota PVV (Partai untuk Kebebasan) yang anti-imigran dan anti-Muslim, menuntut agar seluruh masjid di negara Belanda ditutup, ketika berbicara dalam debat masalah integrasi di parlemen Belanda.

Dia menegaskan bahwa Belanda tanpa masjid akan lebih baik.

“Kami ingin membersihkan Belanda dari Islam,” ujarnya dilansir kantor berita Anadolu Kamis (27/11/2014).

Menurut De Graaf Muslim di Belanda menolak untuk berintegrasi dan berasimilasi ke dalam masyarakat. Selain itu Muslim mengancam identitas dan budaya Belanda karena melahirkan banyak keturunan.

Pernyataan De Graaf itu mengundang kritikan keras dari anggota partai-partai sosialis dan demokrat yang menghadiri debat.

Politisi Partai Buruh (PvdA) Roos Vermeij mendesak agar De Graaf menarik pernyataannya. Sementara wakil dari Demokrat 66 (D66) Sten van Weijenberg menilai pernyataan sejawatnya itu berbahaya.

Partai tempat De Graaf bernaung, yang dipimpin oleh politisi rasis dan anti-Islam Geert Wilders, sangat vokal menentang Muslim dan imigran yang tinggal di Belanda. Namun, pernyataan De Graaf soal penutupan masjid seluruhnya merupakan yang pertama kali diungkapkan secara terbuka.

Perdebatan itu muncul seiring dengan peringatan dari Turki kepada pemerintah Belanda tentang kebijakan-kebijakannya yang dinilai agresif dan rasis terhadap orang-orang keturunan Turki yang tinggal di negara itu.

Dua pekan lalu dua anggota parlemen keturunan Turki dari PvdA dikeluarkan setelah menolak untuk mendukung pernyataan kritis partainya tentang organisasi komunitas Turki yang dianggap terlalu memusatkan perhatiannya untuk mempromosikan identitas Turki dan Islam.*

Erdogan: Barat tidak Menyukai Orang Islam




Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negara-negara Barat tidak dapat menyelesaikan masalah Timur Tengah, karena orang-orang Eropa dan AS tidak menyukai Muslim.

"Hanya kita yang bisa menyelesaikan masalah kita," ujar Erdogan saat berpidato di depan Komite Tetap untuk Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan Organisasi Kerjasama Islam (COMCEC) di Istanbul.

"Orang asing hanya menyukai minyak, emas, berlian, dan tenaga kerja murah dunia Islam," lanjutnya. "Mereka menciptakan konflik, perkelahian, dan pertengkaran sesama negara Timur Tengah. Percayalah, mereka tidak seperti kita."

Menurut Erdogan, satu-satunya mengatasi krisis di dunia Islam adalah persatuan, solidaritas, dan aliansi. Negara-negara Timur Tengah, masih menurut Erdogan, sangat bisa menyelesaikan masalah selama bisa bersatu.

"Jika kita bertindak bersama-sama, kita bisa mengakhiri kesepian Palestina yang berlangsung setengah abad," demikian Erdogan. "Kita bisa mengakhiri pertumparan daran di Irak, dan pembunuhan anak-anak Suriah."

Kisah Kesultanan Turki dalam Film Dracula Untold



Dracula Untold, film ini hadir di bioskop Indonesia pada bulan Oktober ini. Jika kita mengenal drakula sebagai makhluk yang seram dan jahat. Dalam film ini disajikan penggambaran yang berbeda yaitu kepahlawanan dalam sosok drakula.

Namun ternyata film ini banyak dibicarakan dan menjadi kontroversi di negara Malaysia. Mengapa demikian? Berikut jalan cerita dari film Dracula Untold.


Sekitar tahun 1400-an, Turki menguasai dunia. Mereka mengambil anak laki-laki usia belia untuk dijadikan pasukan tentara mereka. Transylvania, menjadi wilayah yang paling banyak diambil anak laki-lakinya. Dan salah satu dari anak laki-laki tersebut, adalah Vlad (Luke Evans).

Begitu dewasa, Vlad memutuskan untuk kembali ke Transylvania, ke Castle Dracula, tempat asalnya. Di sana ia menjadi seorang pangeran, bukan lagi prajurit perang untuk Turki.

Lama sudah Vlad meninggalkan dunia peperangan, bahkan lebih lama dari waktunya tinggal di Turki. Namun sahabat karibnya sewaktu perang, Mehmed (Dominic Cooper), yang saat ini menjadi seorang sultan Turki, tiba-tiba datang menemui Vlad. Terkejut, apalagi setelah Vlad mengetahui maksud kedatangan Mehmed yang ingin meminta seribu orang anak laki-laki untuk dijadikan tentara Turki. Dan permintaannya satu lagi, adalah dengan memberikan Ingeras (Art Parkinson), putera tunggal Vlad, kepada Mehmed, dan dibesarkan di sana, sebagaimana Vlad dahulu.

Dan jika Vlad tak memenuhi permintaan Mehmed, maka peranglah yang akan terjadi. Sebagai seorang pangeran, Vlad tentu tak ingin rakyatnya menjadi korban. Juga sebagai seorang ayah, ia tak akan mau menyerahkan putera sematawayangnya untuk dijadikan tentara Turki.

Vlad pun memutuskan untuk tidak memenuhi permintaan Mehmed. Dan sekarang yang menjadi permasalahan adalah, pasukan Turki di bawah komando Mehmed akan segera menyerang istana tempat Vlad dan rakyatnya bernaung. Vlad akhirnya merubah dirinya menjadi drakula dan mendapat pasukan kuat untuk melawan pasukan Turki dari bantuan Iblis.

Inilah kebenaran legenda tentang sosok Dracula di mata Gary Shore (pembuat). Dracula Untold membawa cerita keluar dari jalur yang sudah menjadi perspektif masyarakat selama ini.

Yang menjadi kontroversi saat ini adalah pencitraan kesultanan Turki yang dibolak-balikan faktanya dalam film tersebut. Kesultanan Turki dicitrakan dengan sosok menakutkan dan penjahat dunia. Sementara di tangan kesultanan Turkilah Islam pernah berjaya. [ds/islampos/serelofilm]

Gaza dan Keanehan-Keanehannya



Gaza dan Keanehan-Keanehannya

Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti.

Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

Suara Tak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Hebat, Ozil Sumbangkan Bonus Piala Dunia ke Gaza




Mesut Ozil, gelandang sepak bola Jerman tim nasional Jerman, dilaporkan menyumbangkan bonus yang ia terima dalam keikutsertaannya di Piala Dunia Brazil 2014 kepada anak-anak Gaza.

Tidak tanggung-tanggung, Ozil memberikan bantuan senilai 300 ribu pounds atau jika dirupiahkan mencapai Rp6 milyar lebih!

Seperti yang diketahui, Jerman menjadi juara di Piala Dunia tersebut setelah mengalahkan Argentina 1-0.

Sepanjang turnamen, Ozil menjadi salah satu andalah timnas Jerman.

Happy Ramadhan, Everyone!



Nasheed Ramadan - Mishary Alafasy

Upaya Pembunuhan terhadap Erdogan Terungkap





Pihak Keamanan Istanbul menyatakan bahwa mereka telah menggagalkan upaya pembunuhan terhadap Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, setelah seorang pria bersenjata tertangkap mendekati mobilnya.

Insiden itu terjadi pada hari Jumat (6/6/2014) ketika sang Perdana Menteri meninggalkan upacara pembukaan di Sultangazi, Istanbul.

Menurut surat kabar Aksam Turki, tersangka tertangkap setelah ketahuan membawa senjata api mendekati konvoi Erdogan yang melambat untuk melewati kerumunan rakyat.

Orang itu diidentifikasi bernama FY, berusia 32 tahun.Polisi dengan segera menangkapnya. Tersangka kemudian melemparkan senjatanya pada kendaraan Erdogan.

Setelah tersangka ditangkap, di dalam pistol ternyata berisi amunsi peluru 9mm.

Tersangka, yang kini ditahan oleh polisi anti-terorisme, tidak diyakini memiliki hubungan dengan kelompok tertentu.

Empat interogator khusus dari Ankara dikirim untuk menanyai FY. Orang ini mengatakan bahwa niatnya bukanlah untuk membunuh Perdana Menteri, tetapi hanya untuk menakut-nakuti dia.

Namun, pihak berwenang terus menyelidiki sang individu, yang mengaku membenci Erdogan. [sa/islampos/world bulletin]

Penjahat Cyber Penghina Islam Dipenjara 10 Tahun




Badawi hanya terancam hukuman tujuh tahun dan tiga bulan dan 600 cambukan pada saat itu. Pengadilan juga memberikan vonis agar situs sabq.org milik Badawi ditutup.

Kepada Arab News, Dr. Mohammed Badahdah, asisten sekretaris jenderal World Assembly of Muslim Youth, mengatakan putusan itu dikeluarkan terutama atas serangan terhadap Islam dan Nabi Muhammad sholallohu’alaihi wassalaam. “Ini adalah garis merah yang tak boleh dilanggar oleh siapapun,” katanya.

Badahdah mengkritik standar ganda yang dilakukan oleh organisasi hak asasi manusia internasional yang menyerukan pembebasan Badawi. ” Organisasi-organisasi ini menutup mata pada pelanggaran hak asasi di negara lain, seperti Suriah dan Burma,” jelasnya.

Blogger Saudi mendukung putusan pengadilan dan mengatakan bahwa pria itu telah menjadi murtad, pantas menerima hukuman yang lebih keras. “Hukuman yang dikeluarkan oleh pengadilan terlalu ringan, dibandingkan dengan besarnya kejahatan yang dilakukan oleh orang itu,” kata Bandar, seorang blogger.

“>Blogger lain mendesak jaksa penuntut umum untuk menjelaskan tuduhan melawan orang itu.

“Mari kita berdoa untuk orang ini dengan harapan bahwa ia akan dipandu di jalan yang benar,” kata blogger lain. Inilah bukti bahwa hukum Allah berkuasa atas dunia nyata dan dunia cyber.

Pengikut Syiah di Riau Taubat di Hadapan Ulama




Masyarakat Selatpanjang, Riau, akhir-akhir ini heboh dengan beredarnya selebaran yang mengajak umat islam untuk mempelajari ajaran Syiah. Di dalam selebaran tiga lembar tersebut, tertulis ajakan-ajakan Syiah

Bahkan di dalam selebaran tersebut, seorang yang bernama Syawal terang-terangan menuliskan nama dan nomor telepon untuk dihubungi bagi umat Islam yang berminat. Selebaran yang diduga disebarkan Sawal ini, banyak ditemukan di masjid-masjid di Kota Selatpanjang.

Penemuan tersebut tak pelak membuat mereka kaget dan menjadi pembicaraan. Masyarakat pun segera melacak keberadaan Syawal tersebut dari nomor telepon yang tercantum di dalam selebaran tersebut.

“Kita ketemu dengan saudara Syawal di rumahnya. Kita sempat berbincang, dan memang mazhab yang diajarkannya itu sesat,” ujar seorang warga.

Ditambahkannya lagi, seluruh umat muslim di Selatpanjang maupun Kepulauan Meranti termasuk pemerintah daerah harus menganggap ini sebagai permasalahan serius. Jangan sampai terperdaya dan tertipu dengan ajaran yang berkedok agama Islam.

“Ini masalah Akidah, bukan lagi perbedaan pendapat biasa. Ajaran ini sesat, Pemda harus turun tangan agar umat tidak sesat,” tuturnya khawatir seperti dikutip GoRiau.com.

Di dalam selebaran yang berhasil didapat wartawan yang bertugas di Selatpanjang, Syawal mengenalkan Syiah sebagai mazhab Islam terbesar kedua di dunia dengan ratusan juta penganut.

Di tempat terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Meranti, Nizam Munadi, menjelaskan seseorang yang bernama Syawal tersebut sudah dipanggil dan diminta taubat kembali ke islam sebenarnya. Serta bersumpah tidak lagi mengajarkan maupun menyebarkan ajaran syiah tersebut.

Ia menceritakan, sudah memantau aktifitasnya dan berhasil menangkap Syawal saat menyebarkan selebaran tersebut di Masjid Agung, Jalan Siak Selatpanjang.

“Kamis (8/5/2014) malam, kita panggil saudara Syawal dan minta dia bersumpah untuk tidak mengajarkan lagi mazhab syiah di Kepulauan Meranti dan minta dia kembali ke islam yang sesungguhnya,” kata Nizam.

Sumpah sendiri dilakukan di kediaman Ketua MUI Kepulauan Meranti, disaksikan pihak Kementerian Agama, Ketua LAMR, Ketua Masjid Agung, dan pihak-pihak lainnya.

“Saat ini kita masih tetap memantau, sehingga ajaran sesat ini tidak lagi menyesatkan masyarakat. Dia mengaku sudah taubat, dan kita juga sudah berkordinasi dengan pihak Polres,” jelas Nizam saat dikonfirmasi wartawan.

Bobroknya Ajaran LDII Menurut Mantan Anggotanya




Sekitar 100 jamaah berkumpul di Masjid Al Furqon, Bogor untuk mendengarkan taklim yang diisi oleh mantan anggota Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Adam Amrullah yang merupakan Sekjen Forum Rujuq Ila Haq (FRIH). Dalam pengajian yang dilaksanakan Ahad (19/5/2013) pagi itu, Adam memaparkan bahaya ajaran Islam Jamaah/LDII.

Taklim dibuka oleh Ketua Harian Pengurus MUI Kota Bogor, Prof.DR.H.Didin S.Bukhori,MA yang juga Ketua Muhammadiyah Kota Bogor. Hadir dalam pengajian tersebut, KH. Khaerul Yunus (Ketua FKUB dan Penasehat MUI Kabupaten Bogor), Perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan seorang Purnawirawan Marinir (Sudarsono) yang pernah berbaiat kepada Nurhasan. Juga hadir seorang ibu yang merasa ditipu oleh jamaah LDII dalam transaksi jual beli tanahnya di sekitar Bogor.

Pemaparan dimulai dengan membahas sejarah Islam Jamaah, sejak dimulai oleh KH. Nurhasan. Dijelaskan Adam, sebelumnya LDII ini adalah Lemkari, yang mengklaim telah melakukan baiat paling awal di tahun 1941. Nurhasan adalah seorang yang menurut keyakinan warga jamaah LDII sebagai orang yang sakti.

“Betapa seringnya, di pengajian-pengajian di LDII, saya mendengar cerita-cerita kesaktian Nurhasan. Mulai dari berteman dengan Nyi Roro Kidul, kebal ketika dipukul batu besar, tidak luka sedikit pun ketika berguling-guling diatas duri-duri, bisa memasak jagung diatas sarungnya, dan sebagai,” ungkap Adam.

Bahkan, lanjut Adam, sampai saat ini, ada seorang mantan LDII yang pernah menghadiri ritual syirik untuk mendapatkan harta karun bersama mendiang Imam ke-2 Muhammad Sueh Abdudhdhohir bin Nurhasan dan Imamnya Islam Jamaah ke-3 saat ini Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan.

“Makanya jangan heran, ketika saya melatih Ruqyah Syar’iyyah, ditemukan mantan-mantan LDII, dan warga LDII (yang mulai mencari kebenaran). Saat diruqyah, mereka muntah-muntah, menangis, batuk-batuk, bersendawa, merasa kepanasan. Ini tanda-tanda adanya gangguan jin,” kata Adam.

Adam yakin, gangguan jin merasuk para mantan LDII atau warga LDII ketika belajar silat yang diajarkan di LDII, seperti : ASAD keras, ASAD halus (semacam tenaga dalam), Silat Odjo, hingga Tenaga Barokah. Yang jelas, Nurhasan tidak jelas mendakwahkan Tauhid yang bersih dari Syirik. “Dengan Bai’at, menempatkan Nurhasan sebagai Thoghut. Ketika seseorang keluar dari LDII, hampir semua ditanya: “Setelah keluar ini, terus imam kamu siapa?”, sekarang kamu bai’at dengan siapa?”.

Tolak Bai’at = Kafir

Isi ajaran Nurhasan sangat kental dengan bai’at (menyebut tiga kali). Kalau tidak bai’at dicap kafir, bahkan sebagian mantan LDII diolok-olok untuk tidak melakukan shalat lagi, karena menolak bai’at. “Shalat kami dianggap percuma karena sudah divonis kafir,” ujar Adam.

Masih kata Adam, di LDII sudah terbiasa dengan ijtihad imam yang menghalalkan apa yang Allah dan Rasululah haramkan. Contohnya, melarang pembagian waris kepada selain jamaahnya. Allah & Rasulnya memerintahkan umat Islam untuk menyambung tali silaturrahim, tapi kalau seseorang sudah keluar dari LDII, maka dianggap keluar dari ketaatan kepada imamnya Islam Jamaah. “Kami yang keluar dari LDII, dipaksa cerai, memutuskan nasab antara orang tua dan anak, menjauhi saudara kandung dan keluarga dekatnya.”

Selama 31 tahun di LDII, Adam aktif di berbagai kegiatan LDII, diantaranya pernah menjadi Tim Inti Forum Mahasiswa pelatih silat ASAD, Ketua Pemuda LDII se-Jakarta Timur, Tim 5 Unsur Jakarta Timur, hingga menjadi kapten Tim Basket. Adam lalu menyebut Paradigma Baru LDII sebagai kedustaan. Sejumlah ormas underbouw LDII, Ormas-ormas lainnya yang terus menutupi ajaran Islam Jamaah, sebut saja seperti Cinta Alam Indonesia (CAI), Sentra Komunikasi (Senkom), Persatuan Silat Nasional (Persinas) ASAD, dan Yayasan Wali Barokah. Semua Organisasi itu mewadahi jamaah sebuah sekte yang dikenal dengan Islam Jamaah.

“Jamaah ini mengkafirkan siapa saja yang tidak berbaiat kepada imam mereka. Hal ini dibuktikan oleh bukti-bukti yang dicopy oleh para hadirin, diantaranya: Ceramah Ketua Umum DPP LDII, H.Abdullah Syam, ceramah Da’I DPP LDII, H. Thoyibun.”

Setelah membongkar bahaya ajaran Islam Jamaah, banyak jamaah yang hadir untuk bertanya, mulai dari sumber dana operasional LDII, bagaimana cara rekrutmen jamaah LDII? Bagaimana mengenali seseorang itu jamaah LDII? Bagaimana Adam keluar dari LDII, hingga adanya pengaduan ihwal ajakan mondok di Pesantren LDII Lubang Buaya, Jakarta Timur “Minhajurrasyidin”. Yang menarik ada juga pertanyaan, bagaimana cara ibadah haji warga LDII?

Adam juga berkisah seputar mantan LDII yang menyesal tidak menyolati (shalat jenazah) kakaknya yang bukan LDII. Ketika memaparkan ini, Adam dan para hadirin nampak haru dan matanya berkaca-kaca.

Subhanallah, Ikuti Jejak Ayah, Putera Van Dorn Masuk Islam



Subhanallah, Ikuti Jejak Ayah, Putera Van Dorn Masuk Islam

Putra Arnoud Van Doorn, seorang pembuat film antiIslamFitna yang masuk Islam tahun lalu, dikabarkan telah mendapat hidayah mengikuti jejak Sang Ayah masuk agama Islam.

The Khaleej Times melaporkan pada hari Senin (21/4/2014) bahwa Iskandar Van Doorn telah bersyahadat bersama 37 orang lain di Dubai International Peace Convention.

“Saya melihat ayah saya menjadi lebih damai setelah masuk Islam, saat itulah saya menyadari ada sesuatu yang baik dalam agama ini dan itu membuat saya mengubah persepsi saya menjadi Muslim,” kata Iskandar.

Iskandar mengatakan bahwa setelah ayahnya masuk Islam, ia juga mulai belajar Al-Qur’an dan mendengarkan ceramah tentang Islam. Isakandar, 22, mengatakan seorang teman dekat yang seorang Muslim juga membantu untuk mengajarinya tentang agama Islam.

Arnoud Van Dorn, ayahnya, adalah seorang mantan pembantu pemimpin sayap kanan Belanda Geert Wilders. Van Dorn berpartisipasi dalam pembuatan film antiIslam ‘Fitna’ yang menghina Islam. Van Doorn kemudian mulai mendalami Islam untuk membuat film Fitna tersebut, tapi Van Dorn akhirnya terinspirasi oleh pesan Islam dan mengaku sebagai Muslim tak lama kemudian.